Do’a untuk Mendapatkan Jodoh yang Terbaik

2 min read

Do’a untuk mendapatkan jodoh yang terbaik adalah salah satu ikhtiar kita demi mendapatkan pendamping hidup yang baik.

Bismillaahir rahmaanir rahiim

Perkara jodoh menjadi salah satu yang paling diinginkan oleh manusia. Hal ini memang sesuatu dengan tabiat manusia yang ditanamkan Allah ke dalam diri manusia itu sendiri, baik laki laki maupun perempuan.

Ada yang terburu buru mencari jodoh, hingga terjebak dalam hubungan pacaran yang berakibat kemaksiatan kemaksiatan. Bahkan sampai pada berbuatan zina, naudzubillah. Padahal ternyata dia bukan jodohnya. Meski berjodoh pun, tentu itu sangat berbahaya, pasti berdampak buruk pada masa depan. Sebaliknya ada pula yang jodohnya lama, mungkin karena mengejar karir atau sebab lainnya.

Maka yang terbaik, tentu saja, ketika kita merasa siap untuk menikah, kita berikhtiar dengan meminta orang tua mencarikan pemuda/ pemudi yang shaleh salehah, atau kepada ulama/ guru untuk meminta santriwan / santriwati yang bisa ia cintai dan menjadi imam bagi keluarga.

Tidak kalah pentingnya kita memohon kepada Allah agar segera dipertemukan dengan jodoh yang terbaik untuk kita menurut Allah. Sekali lagi, ia adalah jodoh yang terbaik menurut Allah. Inilah beberapa do’a dan amalan yang diajarkan sebagai bentuk ikhtiar untuk mendapatkan jodoh :

Sebelum khusua pada amalan mencari jodoh, penting untuk kita ingat agar kita menjaga sahalat fardlu yang 5 (lima) waktu. Syukur syukur kita juga membiasakan diri membaca dzikir yang umum (untuk hajat apa saja) seperti membaca Surat Yasin, basmalah dan shalawat.

Yasin dan beberapa do’anya : https://www.mqnaswa.com/fadhilah-surat-yasin-dan-doanya-2-beberapa-doa-yasin/

Amalan basamalah baca di : https://www.mqnaswa.com/wirid-basmalah-syaikh-abdul-qodir-al-jailani/

Amalan shalawat baca di : https://www.mqnaswa.com/ijazah-shalawat-jibril-dari-kiai-khalil-bisri-dan-kiai-ihya-ulumuddin/

Kemudian berikut amalan / do’a untuk mendapatkan jodoh yang terbaik :

Amalan Pertama,[1]

Sebelum tidur, wudlu yang sempurna, kemudian lakukanlah shalat hajat 2 rakaat, dengan meniatkan hajat ingin mendapatkan jodoh, untuk diri kita. Atau jika yang melakukan adalah orang tuanya, maka jodoh untuk anaknya. Niatnya :

أُصَلِّى سُنَّةً لِقَاضِى الْحَاجَةِ لله تَعَالٰى

Ushollii sunnatan liqoodlil haajat, lillaahi ta’aalaa

Kemudian setelah salam membaca potongan ayat :

رَبَّنَا أٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةْ

Robbanaa aatinaa fiddun-yaa hasanah

Ya Allah, yang Menciptakan dan Memelihara hamba, berikanlah kepada hamba kebaikan di dunia ini.

Ayat tersebut terus dibaca berulang ulang sampai tertidur.

Amalan kedua,[2]

1. Lakukan puasa Senin – Kamis

2. Baca do’a untuk mendapatkan isteri yang terbaik di bawah ini, setiap selesai shalat wajib dan shalat sunnah (rawatib, duha, hajat dll)

Jika yang berdo’a adalah seorang lelaki yang ingin mencari jodoh (isteri) yang terbaik, maka do’anya adalah :

أَللّٰهُمَّ ارْزُقْنِيْ بِزَوْجَةٍ صَالِحَةٍ، تَقِيَّةٍ هَنِيْئَةٍ، عَاشِقَةٍ لِلّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ، نَاجِحَةٍ فِى حَيَاتِهَا، أَكُوْنُ قُرَّةَ عَيْنِهَا وَقَلْبِهَا، وَتَكُوْنُ قُرَّةَ قَلْبِيْ وَ عَيْنِيْ. إِجْعَلْ بَيْنَنَا الْمَوَدَّةَ وَالرَّحْمَةَ وَالسُّكْنَ. سُبْحَانَكَ إِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.

Allaahummarzuqnii bizawjatin shoolihatin, taqiyyatin, hanii-atin, ‘aasyiqotin lillaahi warosuulih, naajihatin fii hayaatihaa, akuunu qurrota ‘aynihaa wa qolbihaa, watakuunu qurrota qolbii wa ‘aynii. Ij’al baynanal mawaddata war rohmata was sukna. Subhaanaka innaka ‘alaa kulli syay-ing qodiir, yaa robbal ‘aalamiin.

Ya Allah, berkanlah kepadaku, isteri yang salehah, bertakwa, tulus, cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, berhasil dalam hidupnya, aku menjadi penyejuk mata dan hatinya dan ia menjadi penyejuk mata dan hatiku. Jadikanlah rumah tangga kami penuh dengan cinta, kasih sayang dan kedamaian. Maha suci Engkau, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu, wahai Tuhan seru sekalian alam.

Jika yang berdo’a adalah seorang perempuan yang ingin mendapatkan jodoh (suami) yang terbaik maka do’anya adalah :

أَللّٰهُمَّ زَوِّجْنِيْ رَجُلًا، فَقَدِّرْ لِيْ مِنَ الرِّجَالِ، مَنْ هُمْ أَعْفُ وَ أَحْفَظُهُمْ لِيْ، فِى نَفْسِيْ وَمَالِيْ، وَأَوْسَعُهُمْ رِزْقًا، وَأَعْظَمُهُمْ بَرَكَةً. وَقَدِّرْ لِيْ وَلَدًا طَيِّبًا، تَجْعَلُ لَهٗ خَلْقًا صَالِحًا، فِى حَيَاتِيْ وَمَمَاتِيْ.

Allaahumma zawwijnii rojulan, faqoddir lii minar rijaali, man hum a’fu wa ahfadhuhum lii, fii nafsii wa maalii, wa awsa’uhum rizqoo, wa a’dhomuhum barokah. Waqoddir lii waladan thoyyibaa, taj’alu lahuu kholqon shoolihaa, fii hayaatii wa mamaatii.

Ya Allah, nikahkahlah aku dengan seorang lelaki, dan takdirkanlah untukku lelaki yang paling menjaga kehormatannya, yang paling dapat menjaga diriku dan hartaku, yang paling luas rizkinya, yang paling agung keberkahannya. Lalu anugerahkanlah kepadaku anak yang baik. Engkau jadikan dia hamba yang shaleh dalam kehidupanku di dunia dan kehidupan setelah matiku nanti.

Itulah amalan amalan yang bisa kita lakukan, jangan lupa semuanya didasari kepasrahan kepada Allah ta’ala, karena semua yang terjadi di seluruh alam raya ini hanya karena kehendakNya semata.

Semoga bermanfaat dan berhasil mendapatkan jodoh yang langgeng dunia akhirat. Amiin ya mujiibas saa-iliin.

Wallahu A’lam

Alhamdulillaahi robbil ‘alamin

Kertanegara, Ahad Pon, 7 Juli 2019 M / 4 Dzulqo’dah 1440 H

Wawan Setiawan


[1] Sumber : Kitab Majmu’ah al-mubaarokah an-nahdliyah, Muhammad Fadhil Sa’id An-Nadwi

[2] Ijazah dari Prof. Ayang Utriza Yakin, PCI NU Belgia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *